Konfigurasi Cache dan Forwarde DNS menggunakan BIND9 pada Debian 8.5

Edit Posted by with No comments
Konfigurasi Cache dan Forwarde DNS menggunakan BIND9 pada Debian 8.5

Assalamualaikum wr.wb.

1.Pengertian Caching DNS

Caching DNS adalah konfigurai yang pertama dilakukan ,sebelum kita melanjutkan ke dns forwarders ,pada kesempatan kali ini aplikasi DNS yang digunakan adalah BIND9 ,fungsi cache DNS adalah menangani permintaan rekursif dan juga menyimpan data DNS lain .Ketika server caching DNS melacak jawaban untuk pertanyaan klien, ia mengembalikan jawaban kepada klien.Tetapi juga menyimpan jawaban dalam cache untuk jangka waktu yang diizinkan oleh nilai TTL 

2.Pengertian Fordwarding DNS


Forwarding selalu identik dengan caching DNS ,kyak dijodoh-jodohin gituu hehehe..tetapi guyss,secara mekanismenya serta beban kerjanya sangatlah berbeda.Server forwarding mempertahankan cache dalam meningkatkan resolusi dns,maka dari itu forwarders dns akan melakukan respon dari cache nya.



3.Pengimplementasian Caching dan Forwarding DNS

jika kita gunakan hanya untuk belajar saja maka,server pun tidak akan merasa terbebani,pada saat itulah ketika server kita mencache semua dns yang lewat,cache dan forwarders harus dalam server yang berbeda,selain itu trafik yang kita dapatkan pun menjadi ringan  ,karena adanya cache dns menjadikan server irit bandith

4.Alat yang dibutuhkan
  • Server debian 8.5
  • Komputer klien
  • Koneksi internet
  •  
5.Konfigurasi Cache NameServer

Konfigurasi ini berguna untuk meng-cache setiap query yang dilakukan, dan saat kita melakukan query yang sama tidak akan memakan waktu yang lama. Selain itu fungsi dari cache ini adalah untuk menghemat bandwidth, karna dns server lokal kita sudah menyimpan cachenya. Untuk konfigurasi cache nameserver kita akan modifikasi file named.conf.options yang terletak didalam direktori /etc/bind/.

 Pertama intall dulu bind9 nya


#apt-get install bind9

kemudian kita masuk ke direktorynya dengan perintah

#cd /etc/bind/


file file yang ada dalam direktori /etc/bind/

1)/usr/sbin/named = file binary untuk menjalankan bind9
2)/etc/init.d/bind9 = file init untuk memudahkan start/stop/restart named
3)/etc/bind/ = direktori utama yang menyimpan semua file konfigurasi bind9
4) /etc/bind/named.conf = file konfigurasi utama bind9  
5)/etc/bind/named.conf.options = file untuk mengatur forwarder untuk keperluan cache nameserver  
6)/etc/bind/named.conf.local = file yang isinya adalah konfigurasi lokal dns server, disini kita akan meletakkan zona lokal.  
7)/etc/bind/named.conf.default-zones = file yang isinya default zones (db.local, db.0, db.127, db.255)



masuk ke file named.conf.options dan tambah kan beberapa baris yang di blok

acl smkbisa.local {
        192.168.53.0/29;
        localhost;
        localnets;

};




 sesuaikan dengan gambar di bawah ini,pada FORWARDERS nya saya kasih DNS NAWALA
         forwarders {
                180.131.144.144;
                180.131.145.145;
         };
         forward only;


        recursion yes;


        dnssec-enable yes;
        dnssec-validation yes;

        auth-nxdomain no;    # conform to RFC1035

        listen-on-v6 { any; };
};





restart bind9 dengan perintah seperti dibawah ini


cek konfigurasi dibawah ini dengan perintah #named-checkconf
jika tiak ada error maka berhasil

 6.Konfigurasi File Forward Zone
Fungsi dari Forward Zone adalah mengkonversi nama domain ke alamat IP. Kita buat terlebih dahulu file db.smkbisa.local sesuai dengan konfigurasi pada file named.conf.local.





zone "smkbisa.local" {
        type master ;
        file "/etc/bind/db.smkbisa.local" ;
};

zone "53.168.192.in-addr.arpa" {

        type master ;
        notify no;
        file "/etc/bind/db.192" ;
};


 copy file db.local menjadi file dns resolve dengan nama db.smkbisa.local
copy file db.127 menjadi file dns reverse dengan nama db.192
 edit file db.smkbisa.local

@       IN      SOA     smkbisa.local. root.smkbisa.local. (
                              3         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      ns.smkbisa.local.
@       IN      A       192.168.53.6
@       IN      MX      2       mail.smkbisa.local.
ns      IN      A       192.168.53.6
www     IN      A       192.168.53.6
mail    IN      A       192.168.53.6
portal  IN      A       192.168.53.6


Catatan: untuk nilai Serial sebaiknya diganti dan ditambah 1 setiap melakukan perubahan pada file db.smkn1dlanggu.local karna biasanya DNS Server menyimpan informasi zona berdasarkan nilai Serial. Ini berguna jika ns.smkn1dlanggu.local menjadi Primary DNS Server (Master), ketika terjadi perubahan maka Secondary DNS Server (Slave) akan melakukan update atau perubahan. Selama nilai Serial Primary DNS tidak berubah, maka Secondary DNS tidak akan melakukan update dan cache tidak berubah.


7.Konfigurasi File Reverse Zone

Fungsi dari Reverse Zone adalah mengkonversi alamat IP ke nama domain, selain itu reverse zone juga berguna untuk mail server agar email yang dikirim tidak dianggap spam apabila nama domain menunjuk alamat IP yang sesuai dengan mail server tersebut. Kita buat juga file reverse zone yang sesuai dengan konfigurasi didalam named.conf.local.


kemudian edit file reverse db.192

@       IN      SOA     smkbisa.local. root.smkbisa.local. (
                              3         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      ns.smkbisa.local.
6       IN      PTR     ns.smkbisa.local.
6       IN      PTR     smkbisa.local
6       IN      PTR     www.smkbisa.local
6       IN      PTR     mail.smkbisa.local
6       IN      PTR     portal.smkbisa.local


restart bind9


 check menggunakan nslookup [domain.name]


klo masih belum bisa pastikan pada file /etc/resolv.conf ip server yang paling atas
cek konfigurasi zone resolv nya dengan perintah#named-checkzone smkbisa.local db.smkbisa.local
jika tidak ada error maka muncu tlisan OK dan tidak ada tuliasan error


cek konfigurasi zone resolv nya dengan perintah#named-checkzone 53.168.192.in-addr.arpa db.192
jika tidak ada error maka muncu tlisan OK dan tidak ada tuliasan error
Verifikasi
Untuk malihat aktifitas apakah sudah berjalan dengan lancar, ketikan untuk dapat melihat log sebagai berikut 

sudo tail -f /var/log/syslog

8.Hasil

Seluruh domain yang melewati server ini,datanya akan disimpan pada server cache ,sekaligus difilter oleh dns nawala.Sekian yaa semoga teman teman mendpatkan manfaat yang sebesar besarnya,terima kasih ,wasalamualaikum

9.Referensi

  •  https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-configure-bind-as-a-caching-or-forwarding-dns-server-on-ubuntu-14-04
  • http://cubnetwork.com/instalasi-dan-konfigurasi-dns-server-di-debian/

Cara Instal dan Konfigurasi Httrack Pada Linux Mint Mate 17.3

Edit Posted by with No comments
Cara Instal dan Konfigurasi Httrack Pada Linux Mint Mate 17.3 

1.PENGERTIAN

Httrack merupakan aplikasi yang digunakan untuk menyalin seluruh isi konten yang ada pada sebuah website ,sehingga setelah disimpan kita tidak perlu lagi membuka web tersebut secara online karena seluruh konten sudah tersimpan ,jadi misal kitaingin membuka web yang kita butuh kan walaupun dirumah tidak ada koneksi kita tinggal membuka eb tersebut tanp arus konek ke internet

2.LATAR BELAKANG

Karena saat dirumah saya tidak ada koneksi internet maka saya akan menginstall aplikasi httrack pada sistem operasi yang yang saat ini saya gunakan yaitu linux mint mate 17.3

3.MAKSUD DAN TUJUAN

Memudahkan saya dalam waktu belajar yang tiada koneksi internet tetapi masih bisa menggunakan website dengan offline setelah saya simpan menggunakan aplikasi

4.ALAT DAN BAHAN
  • Linuxmint mate 17.3
  • koneksi internet
  • aplikasi httrack
  • web browser
  • file manager
5.TAHAP PELAKSANAAN

buka dulu software manager pada menu linux mint
lalu masikan password

setelah terbuka masukan kata kunci 'httrack' pada menu pencarian


setelah itu pilih yang paling atas


kemudian pilih install


kalau sudah terinstal buka menu dan cari httrack,kemudian buka

setelah itu di web browser akan muncul tampilan awal httrack

 pilih bahasa yang ada pada language preference
 setelah itu kita nama project ayng akan kita buat ,kemudian pilih projek kategory semisal blog ,kemudian kita next
 kemudian kita tambah url klik add a url website yang akan kita simpan
 nah ketika itu kita tambahkan url tadi kemudian ok
 ketikqa sudah jadi seperti ini maka langsung kita next saja ya

kemudian kita next

maka akan muncul proses menyimpan web tersebut


SELESAI
Terima kasih telah mengunjungi blog ini semoga bermanfaat




Cara Mengatasi GRUB Hilang saat Dualboot Windows 7 dan Linux Mint 18

Edit Posted by with 2 comments
Asalamualaikum wr wb

Menginstal dua sistem operasi yang berbeda terkadang membuat kita bingung sistem operasi mana yang akan kita install dulu.
Umumnya sistem operasi windowsnya yang kita install dulu , baru selanjutnya linux karena GRUB yang diinstall dari linux
Maka dari itu paermasalahan yang sering muncul adalah kita sudah install linux dan menyayangkannya jika linux dihapus dan diinstall windows terlebih dahulu
Dan jika kita sudah install linux dan ingin langsung dilanjukan sistem operasi windows , kemungkinan besar GRUB akan hilang. Dan hanya bisa membuka windows dan tidak bisa membuka linux alias ketutup.
Tapi tidak usah kawatir karena untuk mengatasi masalah tersebut sangatlah mudah ternyata.

Akhir-akhir ini laptop saya yang berisikan windows7 dan linux mint 18, terdapat masalah di windowsnya . maka dari itu saya tidak ragu untuk menginstall ulang yang windows.Setelah install ulang windows saya sudah tidak dapat mengakses linux. Cara mengatasinya siapkan alat berikut:

1.Bootable linux mint 18 , atau kalau tidak ada pakai distro lain seperti ubuntu, debian dll.

Langkah-Langkah

1.Booting ke bootable linux mint 18
2.Kemudian buka terminal atau tekan Ctrl+alt+t
3.Kemudian login sebagai Superuser dengan mengetikan "sudo su" atau "sudo -i" nanti user mint akan pindah as superuser
 
4.Langkah selanjutnya lihat Partisi pada PC atau lapop dengan mengetik perintah fdisk -l
5.Kemudian kita lihat partisi yang ber Type Linux adalah Device /dev/sda3
6.Setelah mengetahui devicenya maka mount device tersebut ke directory /mnt dengan perintah
mount /dev/sda3 /mnt

7.Kemudian install GRUB dengan perintah

grub-install --root-directory /mnt/ /dev/sda

Lalu akan muncul pemberitahuan jika No error reported maka installasi berhasil
8.kemudian restart PC atau Laptop dengan perintah reboot
Selesai
Demikian CARA MENGATASI GRUB HILANG SAAT DUALBOOT, semoga makin bermanfaat bagi kita semua.jangan lupa share ya