Assalamualaikum..
Latar Belakang
Alhamdulillah Jaringan Komputer sudah kelar ,kali ini OSI Layer Jadi Pelengkapnya..Di training CCNA OSI layer dijelaskan secara rinci sekali sehingga membuat saya hafal sendiri karena memang suasana yang sangat mendukung serta kami juga diberi kesempata untuk berdiskusi untuk memecarkan suatu masalah oleh Mas Ardes selaku pemateri.Gambar di bawah ini merupakan 7 apis layer OSI yang akan saya perjelaskan satu persatu.let's goo...
Pengertian
Protokol OSI adalah penggabungan dari berbagai protokol standar yang ada dengan basis model OSI.Protokol ini dikembangkan oleh lembaga Internasional yang bergerak di bidang pengembang protokol jaringan yang bisa beroperasi pada semua vendor jaringan dan bisa melakukan komunikasi antar sistem
jaringan yang dibuat oleh vendor. OSI berkembang karena kebutuhan standar jaringan internasional dan didesain untuk dapat menghubungkan hardware dan software yang berbeda sistem operasi dan arsitekturnya.
OSI dikembangkan dan digunakan oleh dua organisasi satndarisasi, yaitu
International Organization for Stanrdization (ISO) dan International Telecomunication Union-Telecomunication Standardization Sector (ITU-T).
Tahap Pembelajaran
Nihh saya kasih permainan ..mau hafalin Osi layer dengan cara gampang ,nanti yang hafal kurang dari 1 menit saya kasih Ebook CCNA ..hehehe..
Udah gak usah basa basi ya..langsung saja ke layer pertama..
1.Phisycal layer
Pada layer ini mendefinisikan media transmisi
jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan.Layer fisik dari osi mempunyai spesifikasi hardware yang meliputi:
• media jaringan yaitu Kabel
• Connector (atau RJ) dan transceiver(Lan card eksternal)
• Network interface cards (NICs)
• Wireless radio (Wlan card)
• Hub
2.data Link Layer
Berfungsi utnuk menentukan bagaimana bit-bit data
dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai
frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi
kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras
(seperti halnya Media Access Control Address (MAC
Address)), dan menetukan bagaimana perangkat –
perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan
switch layer 2 beroperasi.
3.Network Layer
Disini terdapat alamat Logika yang dibutuhkan dalam menghubungkan suatu device
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP,
membuat header untuk paket-paket, dan kemudian
melakukan routing melalui internetworking dengan
menggunakan router dan switch layer-3.Jadi pada layr ke 3 inilah merupakan syarat utama dalam membentuk suatu jaringan.Jika tidak memenuhi maka tidak dapat dikatakan sebagai jaringan karena suatu jaringan membutuhkan nyawa,apa nyawanya??
nyawanya adalah Alamat IP..hehehe
4.Transport Layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-peket
data serta memberikan nomor urut ke paket-peket
tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi
tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga
membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan
sukses (acknowledgment), dan mentransmisikan ulang
terhadap paket-paket yang hilang ditengah jalan.
5.Session Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi
dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
Misalnya kita ingin konek wifi ,maka session layer bekerja dan pada saat kita ingin memutuskan koneksi layer inilah yang bertanggung jawab
6.Presentation Layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak
ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.Misalnya ,kita ining mendownload file ,file tersebut akan dikirim melalui layer ini dengan format data yang dapat dibaca oleh jaringan sehingga data yang kembali ditransmisikan kembali dalam bentuk format lagu misalnya
7.Apliccation Layer
Merupakan Layer yang bertugas sebagai service dalam pemberian layanan Internet
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan
fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi
dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat
pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berbeda dalam
lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
SEARCH
LATEST
3-latest-65px
SECCIONS
- ACCESS POINT (1)
- CISCO PACKET TRACER (12)
- FREENAS (4)
- GNS3 (3)
- INTERNET (4)
- KONFIGURASI APLIKASI SERVER (21)
- LINUX (13)
- MIKROTIK (15)
- PASCA INSTALASI DEBIAN (5)
- PROXMOX (8)
- SERVER (17)
- TRAINING CCNA R/S (20)
- WINDOWS SERVER (9)
Powered by Blogger.
Tags
Search This Blog
Blog Archive
-
▼
2016
(131)
-
▼
August
(27)
- CCNA R/S Training "InterVlan Part2"
- CCNA R/S Training "InterVlan"
- CCNA R/S Training "Lab Trunk"
- CCNA R/S Training "VLAN Management"
- CCNA R/S Training "Computer Network Fundamentals"
- CCNA R/S Training "OSI Reference Model"
- CCNA R/S Training "Addressing And Subnetting"
- CCNA R/S Training "Introduction about Cisco"
- CCNA R/S Training BLC Tekom Klaten 2016
- Cara Mengatasi Error Saat Start VM di Proxmox
- Cara Instal Debian 8.5 di Proxmox
- Cara Membuat Virtual Machine Menggunakan KVM Di Pr...
- Cara Upload Debian ISO File ke Proxmox
- Cara Instalasi Proxmox
- Cara Setting Access Point WRT54GL
- Konfigurasi Router dengan Loopback Adapter di GNS3
- How to install GNS3
- Cara Download VM Virtualbox di Linux Mint 17.3
- Topologi Sederhana menggunakan Routing RIP di mikr...
- Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik
- Integrasi Hotspot dengan Sever Radius Melalui User...
- Membuat Hotspot di VM Mikrotik lewat Winbox
- Membuat Hotspot DHCP Client dan Server dengan Mikr...
- Penjelasan Seputar Teknik Komputer dan Jaringan
- Perangkat Jaringan Komputer
- Panduan Pada Linux Mint Edisi Mate
- Cara Instal Linux Mint Rosa 17.3 64-bit
-
▼
August
(27)
Labels List
About
Popular Posts
-
Instalasi dan Konfigurasi Monitoring (Cacti) Server Debian 9 Strecth Server dan network monitoring merupakan sebuah sistem yang berfungsi ...
-
1.latar Belakang Gambar diatas merupakan hasil praktek saya hari ini dan sudah saya lakukan beberapa konfigurasi ,dari apa yang s...
-
Assalamualaikum 1.Latar Belakang Warnet yang saat ini sudah banyak berada di indonesia membuat saya penasaran ,topologi apakah yang d...
Blogger templates



No comments:
Post a Comment